Trending :

Transjakarta Rugi Rp 45 Miliar, Akan mengecam Pendemo Yang Merusak Halte

58 sec read

Transjakarta Rugi Rp 45 Miliar, Akan mengecam Pendemo Yang Merusak Halte

wikiGo News Jakarta – Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Juga Humas PT Transjakarta Nadia Diposanjoyo Mengatakan, Bahwa PT Transjakarta Mengecam dengan keras atas aksi pendemo yang telah merusak fasilitas umum, Seperti Halte Transjakarta di Bunderan HI yang terintegrasi dengan Stasiun MRT Bundaran HI, Jakarta Pusat (jakpus).

Pendemo merusak beberapa fasilitas umum hingga menyebapkan kerugian PT Transjakarta setidaknya sekitar Rp 45 Miliar. Sejauh ini, pihak PT Transjakarta belum mengetahui Total kerugian dari kerusakan tersebut, Itu baru sebagian.

“PT Transjakarta sangat-sangat menyayangkan dan mengecam keras pada aksi para pendemo yang telah merusak beberapa halte-halte dan beberapa fasilitas warga, Utamanya Bundaran HI. Estimasi kerugian yang di alami PT Transjakarta sejauh ini baru diketahui setidaknya Rp 45 Miliar,” Ujar Nadia berdasarkanketerangan resminya, Kamis Malam (08/10/2020).

“18 Halte Transjakarta dirusak Oleh Oknum Pendemo yang tidak bertanggung jawab. dengan adanya perusakan ini, tidak hanya warga sajah yang merasakan susah karna kesulitan melakukan transit, Untuk layanan operasional esok hari kami masih menunggu perkembngan dari situasi dan kondisi di lapangan, Imbuhnya.

Berikut Beberapa Halte dan Fasilitas warga yang telah dirusak oleh Pendemo

  1. Sarinah
  2. Bundaran HI
  3. Tosari Baru
  4. Tosari Lama
  5. Sentral Senen
  6. Karet Sudirman
  7. Senen arah HCB
  8. Senen arah P Gedung
  9. BI
  10. HCB
  11. Sumber Waras
  12. Gambir 1
  13. Dukuh Atas
  14. Grogol 1
  15. Benhil
  16. Petojo
  17. Rs Tarakan
  18. Kwitang

Selain itu, Pelayanan Operasional untuk esok hari juga masih belum bisa dipastikan ada atau tidak. Hal ini dikarenakan PT Transjakarta Masih meninjau dengan melihat situasi dan kondisi di lapangan pasa perusakan.

Nadia sangat menyayangkan Hal ini, Sebab Halte Bundaran HI itu sendiri baru diresmikan pada 25 Maret 2019 dan menjadi Halte Moderen yang terintegrasi dengan Stasiun MRT. Butuh waktu yang lama untuk memperbaiki Halte yang dirusak itu.

Nadia juga menambahkan, Seharusnya Masyarakat bisa berdemontrasi dengan baik dan tidak merusak fasilitas Publik dan juga bisa menjaga seluruh fasilitas Publik Bersama-sama.