Tips Menabung untuk Anak Sekolahan, Wajib Kamu Tahu

 Tips Menabung untuk Anak Sekolahan, Wajib Kamu Tahu

wikiGo News Pendidikan- Ketika anak masih kecil atau sebutlah berada di usia ‘anak SD’, maka ada kaarakter yang harus mulai dibentuk. Karena jika tidak, tentu hal ini akan berdampak pada pribadi anak yang ‘tidak memiliki karakter’. Jadi, karakter di sini adalah karakter baik. Dan salah satu karakter yang ahrus benar-benar ditanamkan pada anak sejak dini adalah menabung. Bagaimanapun, karakter gemar menabung ini harus sudah kamu tanamkan kepada anak sejak dini. Jangan sampai, karena salah didik malah menjadikan anak memiliki pribadi yang boros. Nah, jika kamu bingung untuk memulai darimana, maka kamu bisa kok memulainya dengan mengenalkan anak tips menabung untuk anak sekolahan.

Tips Menabung untuk Anak Sekolahan yang Mudah

Dengan mengatahui tips menabung untuk anak sekolahan yang super mudah, kamu akan lebih mudah dalam mengontrol anak sejak kecil. Kamu tahu apa yang harus kamu lakukan. Apakah yang A tepat, atau tidak. Dan lain sebagainya. Yuk simak beberapa tips menabung untuk anak sekolahan berikut.

Menyediakan Bekal untuk Sekolah

Tips  menabung untuk anak sekolahan yang pertama ini berlaku bagi system sekolah offline ya. Dengan menyediakan bekal untuk anak ke sekolah, maka keinginannya untuk jajan akan berkurang. Dan kamu bsia menyampaikan kepada anak, bahwa uang jajan yang seharusnya dibelanjakan bisa ditabung saja. Dan jika ingin jajan, seperlunya saja.

Jadi, jangan pernah malu membawakan bekal kepada anak ketika sekolah ya. Karena hal ini juga pasti akan sangat menguntungkan. Selain akan membuat anak belajar hemat, makanan yang masuk ke dalam tubuh anak juga akan lebih terkontrol.

Memotong uang jajan

Tips  menabung untuk anak sekolahan yang kedua adalah dengan memotong uang jajan. Maksudnya begini, missal, anak kamu seharusnya diberikan jatah uang jajan atau uang saku sebesar 4 ribu, maka, kamu bisa memberikannya hanya 2 ribu saja dengan kalimat 2 ribunya ditabung.

Karena memang, jika semakin banyak uang yang dipegang oleh seorang anak, maka keinginan untuk jajan akan semakin besar. Begitupun ketika ia hanya memiliki uang sedikit. Ia akan berpikir keras untuk jajan. Toh jikapun jajan, tidak akan banyak, karena lima puluh persennya sudah kamu simpan.

Akan tetapi, agar anak tetap percaya untuk menabung, kamu harus benar-benar menghitung, sudah berapa hari anak kamu jajan dengan system uang jajan dipotong. Jika memang kamu merasa angkanya sudah cukup, dan anak kamu mempunyai keinginan, kamu bisa memberikannya uang tersebut.

Jangan sampai kamu tidak memberikan uang jajannya yang telah kamu simpan ya. Karena hal ini akan membuat anak tidak lagi percaya kepada kamu. berhati-hatilah, karena ingatan anak-anak tajam loh.

Mengajarkan anak berwirausaha

Tips  menabung untuk anak sekolahan yang ketiga  adalah dengan mengajarkan anak untuk berwirausaha. Kamu bisa mengajarkannya dengan cara yang sangat sederhana kok. Sesuaikan saja dengan usianya. Missal, kamu memberikan keleluasan terhadap anak kamu, apa yang akan dijualkannya.

Kemudian, kamu bisa berperilaku sebagai seorang investor, sebagai pemodal usahanya. Beli beberapa barang yang ingin dijual anak kamu. Beritahu anak berapa harganya, kemudian biarkan dia mengelolanya. Dan sampaikan, bahwa uang atau hasil dari dagangannya bisa dimasukkan ke dalam tabungan.

Memasukkan ke celengan

Tips yang terakhir adalah dengan memasukkan uang ke dalam celengan. Hal ini terbukti sangat efektif dalam membuat anak rajin menabung loh. Dan semakin hari, anak akan semangat dalam menabung, karena tahu, bahwa jika penuh, maka ia akan memperoleh banyak uang.

Nah, coba deh untuk membeli celengan, atau tabungan. Baik yang terbuat dari plastic atau kaleng. Apa saja. Dan minta anak untuk menabung secara rutin setiap hari. Kalau bisa, minta anak untuk mengisi tabungannya sebelum dia berangkat ke sekolah. Karena menabung itu menyimpan sejumlah uang di awal, bukan menyimpan uang yang sisa. Bayangkan saja, bagaimana jadinya tabungan hanya diisi oleh uang sisa. Lah jika tidak sisa selama bertahun-tahun, apakah itu artinya anak-anak tidak menabung, tentu tidak seperti itu ya.

Demikian dua contoh tips menabung untuk anak sekolahan.

ayahmak

Pulang dan senja~

Baca Info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *