Trending :

Ternyata dia Biang kerok Perusuh Demo : Ujar Polisi

1 min read

Ternyata dia Biang kerok Perusuh Demo : Ujar Polisi

wikiGo News Jakarta – Kerusuhan di Jakarta sebagian besar berbuntut aksi unjuk rasa penolakan UU Cipta kerja. Penolakan tersebut berujung kisruh dan tk terlemdali dengan melakukan perusakan sejumlah fasilitas umum seperti Hakte hingga Bioskop.

Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta kerja yang telah mendapat dukungan penuh oleh Parlemen untuk menjadi UU Menimbulkan demonstrasi besar-besaran di Jakarta.

Aksi demonstrasi yang berujung kisruh terjadi di berbagai daerah. Polisi pun merilis dan menyebutkan beberapa demonstrasi yang membuat kisruh para pendemo tersebut.

Menurut dari Polisi, Pendemo yang berujung kisruh tersebut bukan dari pihak buruh maupun mahasiswa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus, mengatakan “Sebelum demo kita melakukan razia dan memang mereka bukan orang-orang yang mu demo, bukan orang-orang buruh maupun mahasiswa. mereka ini memang orang-orang anarkis, Rata-Rata pengangguran semua, Orang-orang jalanan itu yang kami temukan, Ujarnya Kamis (8/08/2020) kepada pihak Wartawan.

“Mereka datang kesini memang bertujuan untuk bikin rusuh, Ujar polri.

Yusri mengatakan, Meraka sengaja datang ke Jakarta untuk membuat kegaduhan dan kerusuhan Pendemo, Yang melakukan pembakaran dan perusakan sejumlah fasilitas umum di DKI yang sudah di pastikan adalah kelompok perusuh.

Tujuan mereka datang kesini memang untuk bikin rusuh. Termasuk seperti yang sudah kita liat perusakan seperti pembakaran itu bukan lagi mahasiswa, bukan buruh lagi, itu sudah perusuh itu, Imbuhnya.

Sebelumnya demonstrasi yang berujung rusuh, polisi telah berhasil mengamankan puluhan remaja di kawasan monas hingga DPR. Para perusuh tersebut disebut Polisi adalah kelompok anarko bahkan ada yang datang dari luar Jakarta.

“Iya Semua yang di Monas turun dari kereta api (stasiun Gambir), datang dari Jakarta Timur pakai Truk dari daerah Karawang. Jadi memang mereka yang datng ini mau bikin rusuh di Jakarta, Mereka-mereka ini namanya kelompok anarko” ujar Yusri.

“Tetapi disamaikan bahwa kita secara humanis juga persuasif, jadi kita kasih dia masker, dan kita layani mereka pada saat kita meminta keterangan/\. Asalnya dari beberapa kota-kota seperti Karawang, Bogor, Jakarta sendiri dan dari Banten, Imbuh Yusri.

Para perusu yang berhasil diamankan tersebut kemudian kita bawa ke Polda Metro Jaya dan sejumlah polres di wilayah Hukum polda metro. Mereka masih di mintai keterangan lebih lanjut. Imbuhnya.

“kami bawa ke Polda Metro Jaya, ada yang di polres, macam-macam, dan ada yang di Jakarta Timur, Tanggerang Selatan dan ada yang di Polda Metro Jaya, Lagi depriksa semua, Jelas Yusri.