Sistematika Penulisan Jurnal dan Cara Membuatnya

 Sistematika Penulisan Jurnal dan Cara Membuatnya

qureta.com

wikiGo News Pendidikan– Oke, di artikel sebelumnya kita sudah membahas seputar pengertian dan ruang lingkup jurnal, dan bagaimana cara mengetahui sistematika penulisan artikel jurnlanya. Nah, di artikel tersebut, saya hanya menyebutkan untuk melihat sistematika penulisan artikel jurnal yang ada di template jurnalnya. Sementara kali ini, saya akan membahas yang lebih detail, dan mendalam, satu persatu.

Judul Artikel

Sistematika penulisan jurnal ilmiah sudah kita singgung di tulisan sebelumnya ya. Nah di sana, kamu akan menemukan apa sih pengertian dari jurnal ilmiah, apa saja jenis-jenisnya, tujuan ditulisnya untuk apa, dan lain sebagainya. Nah, kalau sudah tahu maka langkah lain yang memang harus kamu lakukan adalah dengan mengetahui sistematika penulisan jurnal ilmiah yang lebih detail.

Karena di artikel sebelumnya, saya hanya menyebutkan bahwa kamu meski mengikuti sistematika yang ada sesuai dengan template. Dan hal tersebut tentu sangat  wajib kamu lakukan. Sementara di artikel kali ini, saya ingin membagikan tips yang lebih mendalam, rinci, dan detail terkait sistematika penulisan jurnal ilmiah lengkap dengan gimana sih cara membuat yang tepat.

Dengan mengetahui sistematikanya, tentu akan sangat mempermudah kamu ketika akan mengeksekusi materi yang memang ingin kamu buat jurnal.

Judul

Sistematika penulisan jurnal ilmiah yang pertama adalah bagian judul. Yang namanya sebuah tulisan, mau tentang apapun dia, jenis apapun tulisannya, pasti harus punya judul ya. Apalagi kalau jenis tulisannya sudah sekelas jurnal. Nggak main-main cuy.

Ketika menulis judul, kamu harus menentukan judul jurnal yang terbaik. Selain itu perhatikan juga penggunaan kalimatnya. Kalau bisa, gunakanlah kalimat yang jelas, padat, dan nggak silit dipahami.

Hal ini bertujuan agar para pembaca dapat langsung mengetahui inti dari pembahasan yang akan kamu sampaikan. Dan menjadi penentu, apakah mereka akan lanjut membaca atau tidak. Selain itu, penulisan judul yang baik dan benar juga akan sangat membantu para pembaca dalam menemukan jurnal yang diinginkan.

Usahakan tidak memberikan judul dengan kata yang ambigu, alias kata yang susah dipahami karena mempunyai dua makna. Dan judul yang bagus itu ketika kamu bisa membuatnya dapat menjadi 12 kata, dan tidak lebih dari dua belas ya. Ini untuk yang bahasa Indonesia.

Nah kalau yang bahasa Inggris, cukup gunakan 10 kata saja. Untuk cara menulisanya mah biasa, sama  seperti ketika kamu menulis tulisan yang lainnya, yakni dengan menggunakan huruf capital, kemudian diletakkan di bagian tengah yang paling atas. Dan jangan lupa juga untuk menebalkan hurufnya.

Tapi sekali lagi, jangan lupa untuk menyesuaikannya dengan template yang sudah tersedia.

Nama Penulis dan Insititusi Afiliasi

Sistematika penulisan jurnal yang kedua adalah nama penulis dan institusi afiliasi. Nama kamu bisa diletakkan sebagai penulis pertama ya, dan nama dosen akna menjadi penulis kedua. Atau, jika kamu memang melakukan mini research dengan teman sekelas misalnya, kamu bisa menuliskan semua nama mereka, nggak perlu pakai gelar ya,

Agar lebih bagus, maka kamu bisa mencantumkan nama kampus, fakultas, atau jurusan. Jangan lupa juga alamat kampus dan emailnya.Tapi, ya kembali lagi ke templatenya ding. Karena biasnaya, masing-masing jurnal memang punya aturan sendiri terkait penulisan nama penulis dan kampus. Ada yang memang mencantumkan, dan ada yang tidak. Maka, perhatikan templatenya dengan baik dan benar ya.

Abstrak

Sistematika penulisan jurnal selanjutnya adalah abstrak. Sistematika satu ini benar-benar menjadi salah satu sistematika yang cukup sulit ya, dan harus mendapatkan perhatian lebih. Abstrak ini meliputi alasan mengapa kamu mengambil tema tersebut, metode penelitian apa yang kamu pilih, dan hasilnya seperti apa .

Yang namanya abstrak, nggak butuh kalimat yang panjang-panjang ya. Dan biasanya, hanya meliputi dua ratus lima puluh digit kata saja. Dimana, dengan jumlah kata yang terbatas tersebut, sudah mencakup ketiga poin tersebut. Gampang kok. kalau bingung, kamu bisa coba lihat-lihat abstrak jurnal sebelumnya.

Demikian sekilas beberapa sistematika penulisan jurnalnya, lengkap dengan bagaimana sih cara membuatnya. Untuk sistematika berikutnya akan kita bahas di artikel selanjutnya ya. See you.

ayahmak

Pulang dan senja~

Baca Info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *