Trending :

Politisi PDI Mendesak Indonesia agar memutus Hubungan diplomatik dengan Prancis

1 min read

Politisi PDI Mendesak Indonesia agar memutus Hubungan diplomatik dengan Prancis

wikiGo News Indonesia – desakan Politisi PDI agar indonesia memutus hubungan diplomatik dengan prancis, Terkait atas pernyataan Presiden Prancis yang mengaitkan Islam dan juga karikatur Nabi Muhammad SAW.

desakan agar Indonesia memutus hubungan diplomatik dengan prancis di ungkapkan oleh Sekretaris Umum Baitul Muslimin Indonesia (Bamusi), Nasyirul Falah yang mengecam keras atas pidato presiden prancis, dia juga mendesak agar Presiden Prancis meminta maaf kepada seluruh umat islam di seluruh dunia yang telah ia lukai.

“Atas pernyataan dan sikap Presiden Prancis Emmanuel Macron itu telah membuat hati seluruh umat Islam Sedunia sakit. Kami juga mendesak agar Presiden Prancis meminta maaf kepada Seluruh umat Islam,” Ujar pria karib disapa Gus Falah, lewat syaran persnya, Minggu (1/1/2020).

“Jika presiden Emmanuel Macron tidak mau meminta maaf atas perlakuannya, Bamusi akan menyuarakan kepada seluruh umat islam indonesia maupun dunia untuk memboikot seluruh produk-produk dari negaranya Prancis,” Imbuh Gus Falah.

Loading...

Baca Viral! Minimarket Mulai Boikot Produk Prancis

“Bamusi juga ikut mendesak pemeritah Indonesia supaya memutus hubungan diplomatik bersama Prancis, sampai Presiden Emmanuel Macron menyadari kekeliruannya dan meminta maaf kepada seluruh umat islam,” Tegas Politisi PDI.

Menurut dari Gus Falah, Bahwa ketegasan terkait pemutusan hubungan diplomatik itu sangat diperlukan agar pemerintah prancis mau menyadari bahwa generalisasi terhadap suatu agama adalah kesalahan besar.

“Apabila ada satu atau dua oknum yang melakukan tindakan yang keji, tak sepatutnya. tindakan itu menjadi dasar generalisasi terhadap suatu agama yang dianut oknum tersebut, karena tindakan keji itu sama sekali bukan tindakan yang mencerminkan ajaran agama yang di anutnya,” Imbuh Gus Falah.

Loading...

Seperti yang sudah kita ketahui, Bahwa Presiden Emmanuel Macron memicu protes besar didunia Muslim atas komentarnya yang mengatakan, kalau negaranya tetap mempertahankan kebebasan berpendapat dengan mengizinkan kartun Nabi Muhammad yang telah dipublikasikan oleh Mingguan Charlie Hebdo.

Tak hanya itu, Emmanuel Macron pada hari jum’at 23/10/2020 juga mengatakan Islam adalah “agama yang mengalami krisis diseluruh dunia”. Pernyataan presiden prancis tersebut didasari sebagai reaksi atas pembunuan guru Samuel Paty Baru-baru ini, kejadian tersebut setelah sang guru menunjukan kartun nabi muhammad di kelasnya saat pelajaran kebebasan berpendapat.

Emmanuel Macron menganggap Paty adalah martir yang mengusung kebebasan berpendapat, serta menyebut pelaku tersebut sebagai seorang radikal muslim.

Loading...