Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak

 Peran Orang Tua Terhadap Pendidikan Anak

parenting.co.id

Sebagai orang tua, kamu mempunyai peran yang sangat penting bagi pendidikan anak. Jadi, peran kamu bukan hanya memastikan bahwa anak kamu tumbuh dan berkembang maksimal dan optimal ya. Bahkan, peran pendidikan juga nggak kalah pentingnya loh sama perkembangan anak. Oh ya, btw, para pembaca Wikigo banyakan yang sudah nikah belum ya. Kalau sudah, yuk jadilah orang tua yang mengetahui peranan orang tua dalam pendidikan anak. Nah, buat yang belum nikah mah, ya belajar dulu ya. Karena pengetahuan tentang peran orang tua dalam pendidikan anak ini bisa kamu terapkan ketika kamu sudah menikah dan dianugerahi anak-anak sebagai penyembuhh luka dan duka.

Sebelum seorang anak masuk ke pendidikan formalnya, kamu memegang peran sangat besar untuk mengajarkan berbagai hal kepada anak, mulai dari cara berbahasa, kemudian hitung-hitungan sederhana, hingga berkomunikasi. Itu masih pas anak belum masuk sekolah loh sis. Lah kalau sudah mulai masuk ke sekolah, peran orang tua dalam pendidikan anak mulai dan akan terus bertambah. Karena jika hanya mengandalkan pendidikan dari sekolah ya repot dong. Lagian, anak-anakkan lebih banyak di rumah dibandingkan dengan di sekolah.

Berdasarkan yang ada di halaman Global Partnership for Education, peran orang tua dalam pendidikan anak merupakan sebuah kunci kesuksesan seorang anak loh. Maka, tatkala kamu memberikan perhatian dan melibatkan diri dalam kehidupan anak, maka biasanya anak akan lebih mudah dalam memerhatikan segala hal yang berkaitan dengan sekolahnya, sehingga hasil dari belajarnya akan maksimal. Itu manfaat buat jangka pendeknya. Kalau jangka panjang nya mah anak banyak banget.

Itulah kenapa, menjadi orang tua adalah waktu yang tepat untuk menerapkan segala ilmu yang ada di keluarga. Dan itulah alasan kenapa orang tua meski berpendidikan. Dalm hal ini, pendidikan bukan hanya sebatas pendidikan formal ya. Karena sifatnya pendidikan itu luas. Siapapun bisa mencetak generasi-generasi yang unggul, asal orang tuanya terdidik. Banyak banget kok contoh dari orang tua yang tidak berpendidikan tinggi di bangku formal bisa menyekolahkan anaknya hingga menjadi dokter, sarjana, bahkan doctoral.  Hal ini sangat mengagumkan pastinya. Dan peran orang tua terhadap pendidikan anaknya jalan. Orang tuanya menyadari, bahwa pendidikan anaknya ke depan adalah tanggung jawabnya, sehingga ia terus bekerja keras. Karena kita nggak bisa memungkiri, bahwa ada banyak alasan mengapa seseorang tidak bisa mengenyam bangku kuliah, seperti tuntutan hidup karena sudah menjadi tulang punggung keluarga, kemudian kondisi finansial yang tidak mendukung, harus membiayai pendidikan adiknya, dan lain sebagainya.

Dan hal ini mutlak bukan salah siapapun. Jadi, jika saat ini kamu sudah menjadi orang tua dan tidak mendapatkan pendidikan hingga sarjana, SMA, SMP, dan es-es lainnya, santai saja. Karena kamu juga berhak dan mampu kok mencetak generasi luar biasa. Apalagi saat ini, media pembelajaran sudah sangat banyak. Kamu bisa mendapatkan pengatahuan tentang apapun. Caranya adalah dengan membeli buku, membacanya, dan mempraktekkannya, lalu mengajarkannya. Atau, kamu juga bisa belajar dari internet. Semudah itu kok. Yakinlah, ketika kamu mendidik anak-anakmu dengan ikhlas, dan mengajarkannya bahwa pendidikan itu penting, maka anak-anak akan berjuang lebih keras.

Seperti Apa Peran Orangtua dalam Pendidikan Anak Seharusnya?

Jadi, peran orang tua terhadap perkembangan anak itu terus berkambang, sesuai degan usia sang anak.  Dan setiap tahap pasti akan ada peran yang berbeda. Nah, jika dikelompokkan secara umum, maka peran orang tua terhadap pendidikan anak itu ada tiga sis, yang pertama adalah memastikan bahwa anak kamu dalam kondisi yang sehat, sehingga siap mendapatkan berbagai pelajaran di sekolah. Kemudian, jalinlah komunikasi yang baik dengan anak. Dan terkahir, jangan lupa untuk menanyakan perkembangan anak kepada guru yang mengampu di sekolahnya.

Dan yang terpenting adalah, angka yang tersusun rapi di rapot anak kamu bukan jaminan dia akan sukses. Stop deh buat mikir, bahwa semakin tinggi nilai MTK, Kimia, Fisika, atau yang lainnya maka akan membuat kesuksesan terbuka lebar. Hey orang tua hebat, jangan mikir gitu lagi ya. Biarkan anak berkembang sesuai dengan keinginannya. Kamu hanya perlu mengarahkan ketika anak mulai salah sarah. Semoga bermanfaat.

ayahmak

Pulang dan senja~

Baca Info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *