Faktor pengaruh harga emas naik januari 2021

 Faktor pengaruh harga emas naik januari 2021

wikiGo News bisnis – Dalam dunia bisnis dan investasi terdapat dua aset penting yang tidak boleh dilewatkan yakni Dolar AS dan emas atau Logam Mulia. Keduanya telah dipercaya dan terbukti dapat bertahan nilainya dalam gejolak ekonomi dunia. Namun, meskipun sama-sama kuat, emas dan dolar merupakan dua kutub berlawanan. Harga dolar memberi pengaruh harga emas. Jika Dolar menguat maka emas melemah, begitu pula sebaliknya.

Krisis Global

Krisis global atau krisis komoditas menyebabkan keadaan ekonomi negara-negara dunia menjadi tidak stabil. Ada banyak model krisis mulai dari perang ekonomi hingga kebijakan-kebijakan suatu negara atau kelompok negara seperti Brexit. Ketika terjadi krisis maka masyarakat akan menarik investasinya dari pemerintah lalu membeli emas sehingga harga emas akan naik. Kepercayaan masyarakat atau investor terhadap pemerintah dalam sebuah negara dengan kondisi ekonomi serta politik yang tengah bergolak menjadi rendah sehingga mereka menyelamatkan uangnya ke dalam bentuk emas. Umumnya krisis global yang terjadi menyeret nilai tukar dolar sebagai mata uang perdagangan dunia menjadi lemah. Investor menangkap dampak ini secara langsung untuk segera beralih kepada emas. Kondisi ini menegaskan pengaruh harga emas naik di pasar.

Inflasi

Faktor pengaruh harga emas menguat berikut berupa inflasi. Kekuatan mata uang kertas berbanding terbalik dengan harga emas. Di saat mata uang sedang bagus orang-orang akan beralih dari emas ke valas. Namun sebaliknya ketika nilai tukar turun maka cara orang menyelamatkan uang mereka dengan membeli emas. Inflasi atau melemahnya nilai mata uang secara terus menerus akan menguatkan harga emas. Alasannya karena orang-orang menukar uangnya dengan emas untuk menjaga nilai tukar. Ketidakstabilan ekonomi dan politik suatu negara merupakan faktor penting terhadap pelemahan nilai uang negara tersebut. Maka, kembali ke poin nomor 1 bahwa kondusivitas ekonomi dan politik negara sangat sensitif terhadap harga emas. Oleh karena itu, negara sangat menghindari inflasi.

Nilai USD

USD yang menjadi mata uang AS mata uang dominan sekaligus utama pada perdagangan dunia atau Internasional. Antara USD dan emas terjadi hubungan sebab akibat atau positif negatif. Ketika USD kuat otomatis emas melemah, begitu pula sebaliknya. Dengan demikian, hal-hal yang mempengaruhi kedudukan USD akan memberi pengaruh harga emas dunia. Sebagai contoh, dalam dua hari terakhir ini yakni tanggal 4 januari dan 5 januari nilai dolar AS melemah sebagai akibat dari gejolak ekonomi akibat carian baru covid-19 misalnya. Maka dengan sendirinya harga emas naik dari posisi awal. Pengaruh harga emas ini dirasakan secara langsung oleh masyarakat dalam dua hari terakhir.

Stabilitas Bank Sentral

Kondisi Bank Sentral sebuah negara yang tidak stabil menjadi penyebab juga pengaruh harga emas naik. Bank Sentral berhubungan erat dengan nilai tukar uang kertas sebuah negara sehingga di saat kondisinya goyah bisa diartikan nilai tukar sedang tidak baik. Orang memilih emas karena kekhawatiran tentang inflasi dan tingkat suku bunga. Ketidakpastian perekonomian suatu negara saling mempengaruhi dengan kedudukan bank Sentral yang mana di saat yang buruk investor bakal menarik deposit dari bank sebagai upaya penyelamatan terhadap kemungkinan krisis.

Suku bunga

Alasan mengapa turunnya suku bunga bank (BI) memberi pengaruh harga emas naik adalah karena emas merupakan bentuk investasi tanpa menerima bunga. Artinya investor hanya akan mendapat untung menaruh asetnya di bank bila suku bunga naik, sementara sebaliknya ketika suku bunga turun maka alih-alih tidak mendapatkan bunga yang bagus lebih baik mereka berinvestasi pada emas. Beralihnya deposit ke bentuk emas ini membuat harga emas naik setiap kali suku bunga turun. Melihat alasan di atas maka kita tidak akan menemukan hubungan langsung antara suku bunga dengan emas. Tetapi sekali lagi, di saat suku bunga bank turun investor akan berpikir bahwa mereka lebih aman menarik deposit dan menginvest pada emas sebab emas memiliki resiko yang rendak ketimbang deposit di bank. Barulah ketika suku bunga naik, mereka akan menjual emas untuk memasukan lagi deposit ke bank untuk mendapatkan keuntungan dari nilai suku bunganya.

Demikian faktor-faktor yang memberi pengaruh harga emas naik atau stabil.

Acikmaris

Baca Info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *