Ditolak RSUD Tangerang, Membuat si Nenek Tewas diatas Becak

1 min read

Nenek tewas diatas becak

Lagi dan terjadi lagi Penolakan pasien oleh Pihak RSUD, kini Seorang nenek dikota tangerang yang harus merenggut nyawa di atas becak setelah ditolak oleh RSUD Tangerang.

Kronologi kejadiannya berawal saat Supri bersama para warga sedang bertugas di posko jaga penanganan Covid-19 Rw 7 Sukasari, tanggerang.

Kemudian datang seorang warga asal babakan kampung teladan yang membawa nenek tersebut untuk ke klinik YKS dekat pasar lama supaya mendapat penanganan medis.

‘dengan Kondisi ibu yang sedang kritis, sesak nafas diatas becak ujar Yanti empie [23/4/20]’

Klinik YKs yang setiap harinya biasa buka 24 jam ternyata sudah sejak duapekan kemaren sudah tidak beroperasi.

Menurutnya, saat nenek bersama keluarganya tersebut datang ke klinik YKS, Masih ada sejumlah dokter dan staf karyawan.

Kami sangat meminta pertolongan untuk nenek saya ini kepada ibu Itu. Lalu ibu karyawan itu nyamperin dokter itu di mobilnya. tapi dokter itu malah menolak dengan alasan sudah tutup dan sedang bayak urusan ‘Kata dokter’

lalu tanpa berfikir panjang lagi Warga dan keluarga nenek tersebut langsug bergegas menuju RSUD Kota tangerang yang jaraknya lumayan dekat, Supaya nenek cepat mendapat pertolongan.

Nenek Bersama keluarga menuju RSUD kota tanggerang sementara menggunakan Becak, Karean ambulan gratis Posisinya terlalu jauh.

“Kami sudah menelpon ambulan gratis tap jelasnya posisi ambulan jauh, sedangkan pasien harus segera ditolong. Tapi sesampainya disana RSUD Hanya menangani Pasien Coron, Tidak bisa menerima yang laian ujarnya.

RSUD Kota tangerang yang sudah tidak melayani pasien Umum dan hanya menangani pasien Covid-19, alhasil nenek ditolak karena nenek adalah pasien Umum.

Hingga akhirnya nenek meninggal diatas bejak, Kemudian kami meminta Kebijakan RSUD Untuk meminjam unit ambulan antar jenazah kerumah, tapi tidak boleh karena ambulan sudah khusus untuk pasien covid-19, sedangkan kami menelpo amulan gratis lainnya posisi sedang jauh dan sedang mengantar jenazah juga, ujarnya.

Nenek meninggal diatas bejak dengan kondisi mulutnya yang berbusa menghembuskan nafas terakhirnya diatas becak tersebut.