Lima Etika Melamar Kerja yang Wajib Kamu Tahu

 Lima Etika Melamar Kerja yang Wajib Kamu Tahu

dream.co.id

wikiGo News Pendidikan- Sebagai seorang pelamar kerja, sebaiknya kita memperhatikan terlebih dahulu adab atau etika melamar kerja. Karena sampai saat ini, masih banyak banget yang nggak tahu etika melamar kerja. Tentu hal ini membuat kita sedikit miris akan akhlak masyarakat pencari kerja masa kini. Hal ini saya dapatkan karena bergabung dengan grup lowongan kerja di Facebook.

Di sana, masih banyak banget nih para pembuka lowongan yang membagikan screenshot terkait etika pelamar kerja yang super minim. Sudah etika minim mintanya gaji yang gede pula. Mbok mikir. Nah, kasus ini terjadi ketika para pelamar kerja hanya mengirimkan pesan dalam bentuk huruf ‘P’ ke pembuka lowongan.

Kita tahu dong, bahwa huruf P ini artinya ping, atau ada orang nggak sih sebenernya. Namun, tentu hal ini nggak wajar banget kita toleransi. Karena sebagai pencari kerja, harusnya kita tahu etika melamar kerja yang baik dan benar. Bahkan yang lebih mirisnya lagi, malah ada yang membenarkan perilaku ‘p’ tersebut loh. Haduh, bener-bener ya, kita sedang hidup di masa keterbelakangan akhlak.

Jadi gini, kalau Cuma ‘P’ ttu bisa kita kirimkan untuk orang yang benar-benar sudah dekat dengan kita, misalnya adalah teman ataupun sahabat. Tapi kalau buat orang yang belum kenal sama sekali, dan kita punya keperluan di sana, sumpah rasanya nggak etis banget kalau kita malah ngirim P doang. Asli. Maksunya apa coba.

Nah, saya ingin kembali lagi mengingatkan etika melamar kerja. Dan kali ini kita akan membahas sedikit aja ya. Agar ada perubahan buat generasi kita. Stop deh buah mikir, alah dasar gila hormat. Hey bro, hormat ini bukan masalah gila hormat atau nggaknya. Mereka juga nggak bakalan cari hormat kok, karena kalian memang bakalan menghormati mereka. Jadi ya buat apa dicari-cari. Mereka tuh cuma miris aja ngelihat tingkah laku para pelamar kerja yang kayak gitu. Hal ini tentu bisa menjadi pembelajaran penting banget buat kita.

Etika melamar kerja yang baik dan benar

Kalau kamu sudah mengubah mindset terkait ‘seorang pelamar kerja mencari hormat’ kamu bisa deh ngikuti etika melamar kerja di bawah. Jadi, ubah dulu mindset kamu, jangan apa-apa pikirannya buruk aja sama orang. Lagian, kemampuan kamu dalam mengirimkan kalimat yang santun ketika menanyakan pekerjaan dan mengirimkan pekerjaan juga nggak sama sekali buat kamu rugi loh.

Mengirim Salam

Etika melamar kerja pertama adalah mengirim salam. Sebelum kamu menyatakan maksud dan tujuan ada baiknya jika Jika kamu membuka percakapan dengan salam terlebih dahulu. Salam ini bentuknya bebas ya, yang penting santun. Seperti halo, selamat pagi pak. Atau jika kamu muslim bisa diawali dengan, Assalamualaikum. Halo, selamat pagi pagi, dan seterusnya.

Memperkenalkan Diri

Setelah mengucapkan salah, kamu juga bisa memperkenalkan diri. Seperti perkenalkan, saya Rani usia 27, beralamat di Jalan xxxxx.

Tidak menanyakan gaji

Etika melamar pekerjaan yang berikutnya adalah tidak menanyakan gaji. Memang, gaji merupakan salah satu hak yang harus kamu terima. Namun, alangkah lebih baiknya jika persoalan gaji ini kamu tanyakan ketika bertemu langsung dengan pihak pembuka lowongan, atau sudah di tahap interview. Ketika interview, kamu bakalan diberikan kesempatan kok untuk bertanya. Nah di sinilah kamu bisa menanyakan perihal gaji tadi. Kalau belum dijelaskan di awal tanyakan aja, kalau sudah ya sudah nggak usah dipanjang-panjangin.

Nggak Bertele-tele

Setelah memperkenalkan diri, kamu bisa langsung menyampaikan tujuan dan maksud kamu menghubungi mereka. Nggak usah bertele-tele. Dan sebelum itu, pastikan dulu bahwa kamu sudah membaca dengan seksama info lowongan yang disediakan, seperti posisi yang dibuka, jam kerja, alamat, dan lain sebagainya. Kalau buat coba-coba aja, mending nggak usah daftar deh.

Nah, kamu bisa langsung utarakan. Misalnya gini,

Tadi saaya melihat, bahwa perusahaan/toko/instansi Bapak sedang membutuhkan karyawna untuk mengisi posisi tersebut. Maka dengan ini, saya ingin mengirimkan surat lamaran saya lengkap dengan berkas-berkasnya Pak. Berikut ini lampirannya.

Jadi jelas banget ya etika melamar kerjanya. Yuk mulai memperbaiki etika kita dari hal-hal sederhana. Oh ya, ini berlaku buat kamu yang melamar via online ya. Semoga bermanfaat.

ayahmak

Pulang dan senja~

Baca Info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *