6 Simpatisan FPI ditembak Mati, UAS: Membunuh Orang Beriman Balasannya Neraka Jahanam!

 6 Simpatisan FPI ditembak Mati, UAS: Membunuh Orang Beriman Balasannya Neraka Jahanam!
[et_pb_section admin_label=”section”] [et_pb_row admin_label=”row”] [et_pb_column type=”4_4″][et_pb_text admin_label=”Text”]

wikiGo News Jakarta – Ustadz Abdul Somad yang biasa kita kenal dengan sebutan (UAS) meminta kepada Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) untuk mengusut tuntas kasus penembakan enam laskar Pengawal Habib Rizieq hingga tewas. Hal itu sangat penting agar tidak terjadi fitnah yang berkepanjangan.

UAS memberikan Tiga poin pernyataan sikap.

Poin Pertama, UAS Menjelaskan, Bahwa diajaran agama islam membunuh satu orang itu sama saja dengan membunuh semua orang. Kemudian, Jika membunuh orang yang beriman maka balasan yang didapat adalah Neraka Jahanam.

Siapa yang membunuh satu orang maka dia sama seperti membunuh semua orang, dan siapa yang membunuh orang yang beriman maka balasannya adalah neraka jahanam, Ungkap UAS melalui video yang dikirimkan oleh jurnalis Islam bersatu, Selasa (8/12/2020).

UAS menerangkan lagi, Bahwa didalam agama Islam atau agama lainnya dimanapun itu tidak ada ajaran untuk membunuh sebagai solusi menyelesaikan masalah., karenanya, tindakan tersebut bertentangan dengan ajaran agama itu sendiri.

Poin Kedua, UAS meminta kepada Komnas HAM supaya mengusut tuntas supaya tidak terjadi fitnah yang berkepanjangan, untuk mematikan percikan-percikan api ditengah ilalang kering. Kalau Komnas HAM melakukan tindakan mengusut dengan tuntas apa yang sebenarnya terjadi maka insya Allah, allah akan menolong dan selesailah masalah,” Imbuh UAS.

Pasca Insiden Bentrok ini terjadi, UAS juga mengajak seluruh masyarakat agar tidak terprovokasi serta untuk berbanyak do’a meminta kepada Allah Ta’ala. Sebab seluruh aspek kehidupan ini sudah diatur oleh-nya. Juga UAS menghimbau masyarakat agar tetap cerdas berpikir dan bermedia sosial.

Poin Ketiga, UAS meminta agar jamaah diseluruh indonesia agar tidak terprovokasi, cerdas berpikir, cerdas bermedia sosial, dan juga banyak berdo’a meminta kepada Allah agar permasalahan ini cepat terselaesaikan, Karna hidup ini ada yang ngatur, tidak ada satupun yang luput dari pandangan Allah, tidak juga ada satu yang lepas dari pengetahuan Allah, Allah Tidak tidur, Tutupnnya.

Sebagaimana diketahui, Enam orang anggota laskar FPI pengawal Imam Besar Habib RIzeq meninggal dunia setelah ditembak oleh aparat. FPI menilai bahwa tindakan ini merupakan pelanggaran HAM berat karenannya akan ditempuh upaya hukum agar kasus ini tidak lolos.

Sementar itu, Polda Metro Jaya mengatakan bahwa penembakan terhadap enam anggota FPI tersebut karena mereka mencoba membahayakan nyawa petugas dilapangan.

sc,OKzone

[/et_pb_text][/et_pb_column] [/et_pb_row] [/et_pb_section]

wikiGo News

https://wikigo.id

Jadikan kritikan sebagai acuan perubahan terbaik untuk masa depan.

Baca Info

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *